Bingung Membuat Konten di Instagram?

0
856

Instagram adalah sosial media yang memiliki kekuatan di visual, visual disini bisa berupa foto atau video. Bahkan sebuah tulisan yang bagus di Instagram harus dibuat menarik dan teratur penggunaan katanya melalui Insta Stories.

Mirip lah seperti SEO atau copywriting atau video di Youtube. Semua sosial media memang membutuhkan suatu konten yang powerfull untuk menarik market agar tertarik atau bahkan bisa merekomendasikan akun Anda kepada teman-temannya.

Fungsi sebuah konten sangatlah vital. Anda bisa bayangkan misalkan ada sebuah toko berpromosi habis habisan, sebar brosur kemana-mana, menawarkan penawaran yang luar biasa menarik tapi ketika didatangi toko tersebut kosong tidak ada isinya? Sepenting itulah sebuah konten.

Saat Anda bingung membuat sebuah konten di Instagram, baiknya Anda pahami dulu pentingnya akan fungsi sebuah konten. Diantaranya adalah:

1.Identitas

Jika Anda melihat IG stories, gambar, video, atau caption dari akun saya @komunitaspengusahamuda pasti Anda bisa memahami makna dari identitas disini. Identitas ini merupakan sebuah pembeda akun Anda dengan akun yang lainnya, sebuah konten bisa memperlihatkan solusi atau informasi kepada audience yang dituju.

Sama seperti akun @komikbisnis, menyasar audience yang tertarik dalam hal bisnis namun dikemas dengan cara yang jenaka dan menyenangkan. Jadi tidak membosankan. Hal ini dibuat karena memang tujuan saya adalah menyasar market anak muda agar bisa bertumbuh ke arah yang positif dan menjadi orang optimis.

Jika Anda telah memiliki gambaran market yang jelas, maka buatlah akun instagram dengan menggunakan bahasa market tersebut dan sampaikanlah dengan cara yang menyenangkan. Karena orang di sosial media itu ingin mendapatkan hal yang menyenangkan, jangan serius mulu… Karena itu akan membuat mereka bosan dan pergi meninggalkan Anda begitu saja tanpa pamit seperti mantan.

2.Mengajak

Banyak audience atau pengunjung yang menghampiri akun Instagram Anda membutuhkan waktu sebelum mengambil keputusan untuk membeli produk atau jasa Anda. Buatlah sebuah konten yang menerangkan akan solusi bagi masalah mereka.

Mereka tidak suka dijuali, tapi mereka suka membeli jika Anda memberikan solusi atas masalah mereka. Jangan lupa sertakan CTA (Call to Action) di tiap konten Anda yang bertujuan menawarkan produk atau jasa. Agar mereka paham harus menghubungi kemana saat menginginkan produk atau jasa Anda.

3.Alarm Pengingat

Dalam dunia marketing ada yang namnya cold traffic, warm traffic, dan hot traffic. Saya kan mencoba menjelaskan hal ini satu persatu agar Anda memiliki gambaran lebih jelas akan maksud “alarm pengingat” ini.

>> Cold Traffic

Cold traffic ini adalah orang-orang yang mengetahui online shop Anda dari iklan yang Anda sebar. Baik iklan di Facebook, Instagram , Google, atau media lainnya. Orang-orang yang tergolong “cold traffic” ini biasanya dia baru tertarik saja dengan produk Anda. Belum ada keinginan untuk membeli. Tugas kita adalah membuat iklan dan penawaran yang bisa mengubah mereka yang Cuma tertarik saja naik selevel lebih tinggi mendekati closing (membeli) dengan cara mengubah mereka menjadi “warm traffic”.

Cold traffic ini adalah gerbang utama untuk mendapatkan penjualan sebanyak-banyaknya. Salah tipe cold traffic, maka sudah bisa dipastikan akan sulit terjadi closing atau penjualan. Karena itu ketika kita beriklan, sangat penting untuk menarget audience iklan yang tepat.

Ibarat kita jualan cokelat manis, maka cold traffic yang kita tuju tentulah orang-orang yang juga suka coklat, bukan yang malah lagi diet atau diabetes.2

>> Warm Traffic

Warm traffic adalah orang-orang yang mulai mem-follow fanpage Anda, Instagram Anda, subscribe email mereka, serta mulai menghubungi Anda via Whatsapp, SMS, atau Line untuk sekedar bertanya-tanya, stalking, dan mencari tahu informasi lebih banyak tentang produk yang Anda jual.

Di sini diperlukan keahlian kita dalam melayani customer supaya mereka nyaman dengan kita dan tidak perlu berpikir 2x untuk langsung membeli. Pelayanan online shop yang ramah, cepat, dan bikin nyaman bisa bikin customer mudah untuk membeli dan transfer.

Tapi ada kalanya juga mereka tidak langsung membeli. Mungkin mereka harus meyakinkan diri mereka dahulu supaya sama sekali tidak ada keraguan untuk membeli. Ya jangan dipaksa untuk beli.

Tugas kita adalah memberikan informasi secara berkala kepada mereka dengan bahasa yang halus dan tidak memaksa supaya calon pembeli jadi yakin dengan produk kita dan mau membeli. Informasi seperti ini bisa kita berikan dalam bentuk broadcast di BBM, Whatsapp, Email, atau Line. Tapi jangan sering-sering yah, idealnya sehari 1x agar tidak spam.

>> Hot Traffic

Hot traffic adalah orang-orang yang sudah membeli produk kita dan puas dengan pelayanan dan produk yang kita jual. Jika sudah banyak memiliki hot traffic, selanjutnya bisa kita follow up supaya repeat order (order lagi).

Triknya supaya mereka mau beli lagi bisa jadi dengan memberikan diskon khusus atau memberikan pelayanan/bonus lebih untuk customer yg sudah pernah membeli.

Kita bisa contoh dealer motor/mobil. Setiap customer yang membeli motor/mobil baru, mereka biasanya memberikan gratis servis selama 3-4x. Contoh lain? Masih banyak lagi.

Dengan mengetahui 3 jenis traffic ini Anda akan bisa membuat konten seperti apa dan untuk siapa. Dan juga bisa membuat flow atau alur marketing Anda dari tahap awal hingga akhir.

4.Jangan Lakukan Kesalahan Ini

Banyak sekali penjual instagram yang belum memahami pentinganya sebuah konten secara utuh, sehingga membuat followers mereka kabur atau bahkan membuat pengunjung baru mengabaikan konten mereka. Hal tersebut disebabkan oleh beberapa kesalahan yang dilakukan. Kesalahan-kesalahan tersebut adalah:

>> Membosankan

Market Anda akan bosan jika foto atau video yang Anda upload setiap hari itu-itu terus dan dengan caption yang juga hanya itu itu saja. Hal tersebut menandakan bahwa akun Anda miskin kreatifitas dan sangat mengganggu mereka.

Buatlah konten yang segar, fresh, serta persuasif sehingga membuat followers betah dan juga loyal dengan akun Anda.

>>Asal-asalan

Saya masih sering melihat akun Instagram jualan dengan foto yang “Ngga Banget!” alias asal asalan sehingga sangat amat tidak menarik orang. Anda bisa bayangkan saat Anda datang ke sebuah mall atau pusat perbelanjaan dan melihat toko yang kumuh, lampu redup, serta kotor, apakah Anda mau masuk kedalam? Pasti tidak kan. Nah begitu juga di Instagram, jangan menggunakan foto atau video yang asal-asalan, sehingga membuat orang malas mampir ke akun Anda.

>>Tidak menggunakan Hastag

Perlu dipahami bahwa salah satu hal yang powerfull di Instagram adalah hastag. Fungsi hastag adalah untuk keyword atau kata kunci pada kolom pencarian di Instagram. Anda tidak mau kehilangan potensi pembeli hanya karena mereka tidak menemukan produk atau jasa Anda di kolom search Instagram kan?

Oleh sebab itu bertaubatlah dan gunakan hastag sekarnag juga.

>>Tidak menuliskan CTA

Saat Anda sudah memiliki konten berupa foto atau video yang menarik apakah akan langsung closing begitu saja? Tentu tidak jika Anda tidak menambahkan Call to Action di dalamnya.

Contoh Call to Action yang bisa Anda gunakan di Instagram adalah:

  • Pemesanan bisa klik link di bio ya kak
  • Untuk harga bisa DM kami
  • Hubung WA di 081234567890
  • Dan lain sebagainya

Semoga tulisan ini akan mencerahkan Anda sehingga tidak bingung lagi membuat konten di Instagram ya, jangan lupa share ^^

Salam,

Rico Huang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.