Instagram stories adalah suatu fitur dalam sosial media Instagram untuk menampilkan foto atau video yang akan menghilang setelah 24 jam. Jika Anda adalah pengguna Instagram untuk bisnis dan sering kali upload produk, memberikan hashtag, riset, dan memperhatikan foto atau video yang di upload untuk akun bisnis Anda sudah waktunya Anda juga memanfaatkan dengan maksimal fitur Instagram Stories ini untuk menarik lebih banyak followers ke akun Anda.

Jika Anda belum tahu, fitur Instagram Stories ini mirip dengan aplikasi Snapchat, dimana sesuatu yang kita upload hanya bersifat sementara (24 jam) dan tidak akan muncul di feed Instagram, melainkan muncul di bar bagian atas dari aplikasi Instagram Anda.

Untuk melihat story seseorang, Anda tinggal tap pada foto profil mereka. Story mereka akan muncul secara full-screen, dan kemudian akan muncul semua content yang mereka post dalam 24 jam terakhir.

Content yang di-play mulai dari urutan yang terlama ke terbaru. Setelah Anda melihat sebuah story, Anda dapat tap untuk kembali dan maju atau menggeser untuk melompat ke story orang lain.

Menurut Business Insider, sebanyak lebih dari 300 juta orang menggunakan Instagram Stories setiap harinya. Dan angka ini terus bertambah seiring bertambahnya juga angka pengguna baru Instagram. Dari angka ini pun sudah menjadi sesuatu yang menggiurkan untuk menarik lebih banyak orang agar menjadi followers Anda bukan?

Jadi ini adalah peluang yang sangat bagus untuk memanfaatkan Instagram stories sebagai pendongkrak bisnis Anda. Ada beberapa cara yang bisa digunakan untuk mendapatkan followers serta meningkatkan engagement Anda dengan followers. Kami akan bahas lengkap, tapi sebelumnya ambil alat tulis dan juga kertas agar saat muncul ide dari tulisan saya, Anda bisa langsung menuliskannya dan tidak hanya menjadi sampah dalam pikiran Anda.

  1. Manfaatkan Highlight Untuk Memperkenalkan Brand Anda

Fitur sorotan atau highlight di Instagram bisa Anda manfaatkan untuk memperkenalkan brand Anda.  Karena saat pengguna baru datang ke profil Anda, mereka akan melihat avatar brand, nama brand Anda, bio, dan juga highlight.

Mereka yang bosan dengan sekedar tulisan di bio biasanya akan melihat sorotan atau highlight di akun Instagram Anda, dan highlight tersebut yang akan menerangkan brand Anda, apa bahasan Anda, bagaimana produk Anda, dan lain lain. Karena kata-kata atau video di highlight instagram stories bisa menyampaikan dengan sendirinya bagaimana tentang brand Anda.

  • Rencanakan Desain Instagram Stories Anda

Jika Anda menggunakan fitur ads di Instagram stories maka Anda perlu mengetahui bahwa pengguna Instagram memiliki pilihan untuk stay dan tetap melihat iklan Anda atau skip iklan Anda begitu saja. Sehingga desain foto atau video sangat amat berpengaruh untuk mendatangkan followers baru ke akun Anda.

Gunakanlah foto atau video yang dengan cepat bisa menarik perhatian audience. Untuk merancang desain foto atau video Anda bisa berkonsultasi dengan seorang desainer atau juga meminta pendapat pada teman Anda.

Saat Anda membuat iklan yang nanti muncul di Instagram Stories, pastikan untuk menggunakan video yang menarik atau gambar berkualitas tinggi dengan teks Call to Action (CTA) yang kuat dan sederhana. Ingat bahwa Anda hanya memiliki beberapa detik saja untuk membuat koneksi dengan pengguna.

Facebook merekomendasikan agar Anda menggunakan ukuran gambar 1080 x 1920 dan aspek rasio 9:16.

Jika Anda lebih suka menggunakan video daripada foto, pastikan video Anda dalam format .MOV, .MP4, atau .GIF dan durasi waktunya tidak lebih dari 15 detik.

Ukurannya bisa mencapai 2,3 GB dan resolusinya minimal 720p.

Perhatikan bahwa Anda tidak dapat menggunakan teks yang berdiri sendiri seperti judul, deskripsi, pesan, dan teks lainnya.

Begitu Anda memiliki gambar akhir atau video yang akan Anda gunakan dalam iklan Anda, Anda siap untuk membuat kampanye Kisah Instagram.

  • Berinteraksi Dengan Followers

Dalam Instagram stories sudah banyak fitur yang bisa mengajak followers berperan aktif dalam stories yang kita buat. Fitur tersebut diantaranya adalah polling, ask me question, countdown, love meter, dan lain sebagainya.

Pancing mereka untuk berinteraksi dengan Anda, bisa dengan bertanya, bisa juga memancing mereka bercerita lewat Direct Message dan kemudian kita bahas topik tersebut lebih lanjut. Anda bisa lihat Instagram stories @komunitaspengusahamuda dalam highlightnya yang interaktif. Dengan cara itu, jangkauan Instagram Stories kita semakin luas karena melibatkan followers berperan aktif dalam topik yang sedang dibahas.

Dengan cara itu maka kemungkinan mendapatkan followers baru juga semakin lebar.

  • Edukasi Followers Anda dengan Instagram Stories

Seperti yang kita tahu bahwa sedikit orang yang ingin dijuali tapi sebenarnya mereka banyak membeli. Lalu bagaimana caranya membuat mereka membeli kepada Anda? Salah satu caranya adalah dengan mengedukasi mereka tentang solusi dari masalah yang mereka hadapi.

Seagai contoh:

Jika Anda menjual mainan edukasi anak, maka Anda bisa membahas tentang parenting dalam Instagram Stories dengan sedikit tulisan di tiap Instagram stories tapi tetap bersambung dan juga manfaatkan fitur polling untuk membuat mereka berinteraksi dengan Anda.

Pembahasan tentang parenting amat sangat luas, Anda bisa gooling atau liat youtube dan kemas hal tersebut melalui Instagram stories dengan cerita yang menarik. Informasi yang bermanfaat tersebut akan sangat senang dinikmati oleh para papah muda dan mamah muda. Saya yakin mereka akan dengan senang hati merekomendasikan akun Instagram Anda kepada teman-temannya.

Saat market sudah menyukai Anda, maka produk mainan edukasi anak yang Anda jual sudah pasti dengan senang mereka membelinya. Bagaimana pola edukasinya? Anda bisa cek highlight instagram.com/komunitaspengusahamuda.

  • Mini Video

Salah satu hal yang membuat saya betah melihat stories orang atau sebuah brand adalah video mereka selama 15 detik yang dibuat menarik dengan backsound dan kata-kata yang tepat. Anda dapat membuat video mini tersebut baik menggunakan iOS ataupun Android dengan banyak aplikasi seperti power director, inshot, imovie, dan berbagai aplikasi sejenis yang memudahkan Anda membuat video sederhana menjadi menarik.

  • Kolaborasi Dengan Influencer

Manfaatkan Instagram Stories influencer untuk berkolaborasi dengan Anda tapi bukan dengan cara hard selling ya, karena Instagram stories lebih enak dinikmati dengan cara softsell yaitu menjual tanpa harus terang-terangan berjualan. Influencer disini tidak selalu harus selebgram atau selebrity, Anda bisa memanfaatkan teman Anda untuk bekerjasama.

Seperti salah satu teman saya yang membuka kedai kopi, dia memberikan es kopi susu GRATIS asalkan menguploadnya di Instagram stories dengan komentar yang natural dan mengasikan. Dengan cara itu, followers dari teman-teman tersebut akan penasaran dan ikut mencoba es kopi susu yang sedang hits di kalangan millenials sekarang.

Dengan 6 pola ini Anda sudah bisa mendapatkan followers lebih banyak, engagement lebih kuat, dan juga akan berpengaruh pada orderan yang akan semakin deras mengalir. Perlu di ingat ilmu ini hanya akan jadi sampah dalam pikiran jika tidak Anda praktekkan dengan segera.

Semoga bermanfaat,

Salam,

Rico Huang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.