Ketika berbicara tentang design stories, sangat penting untuk membuat konten yang jelas dan juga konsisten. Membuat design yang menarik untuk stories juga sama pentingnya seperti feeds agar followers Anda dapat mengenali brand Anda dengan mudah.

Konten Instagram Stories Anda tidak perlu dibuat rumit karena dengan menggunakan elemen-elemen simple seperti pilihan warna dan fonts yang tepat sudah cukup untuk membuatnya terlihat professional dan on point.

Anda bukan designer dan tidak memiliki budget yang cukup untuk memakai jasa designer ahli? Tenang, dalam artikel ini, saya akan membagikan 4 tips tentang bagaimana cara membuat Instagram Stories yang menarik tanpa memerlukan kemampuan khusus.

Alasan Kenapa Anda Memerlukan Branding yang Membekas Melalui Instagram Stories Untuk Bisnis Anda

Memiliki tampilan yang mengesankan untuk Instagram Stories itu penting karena hal tersebut dapat membuat followers Anda mampu mengenali brand Anda dan mencegah mereka untuk mengabaikan stories Anda begitu saja. Ini menjadi nilai tambah dalam branding produk Anda karena Instagram Stories mampu menyampaikan hal-hal yang menarik dari produk Anda secara singkat (jika dikemas dalam cara yang benar, tentu saja). Dan, jika Anda menargetkan market anda pada millenials di Instagram, membuat branding stories yang kuat dengan penempatan produk yang tepat adalah kunci untuk menggaet followers baru.

Dan, meskipun branding merupakan inti dari design, bukan berarti Anda tidak bisa melakukannya sendiri. Saya akan memberitahu Anda bagaimana caranya melakukan branding meskipun Anda tidak memiliki pengetahuan apapun tentang design grafis dan tanpa memerlukan biaya besar untuk membeli software professional.

Yang Pertama: Hal-hal yang Anda Butuhkan Untuk Branding Pada Instagram Stories

Jika brand Anda sudah terbentuk, maka menetapkan apa yang ingin Anda pakai untuk keperluan branding di Instagram Stories seharusnya lebih mudah. Anda hanya perlu menambahkan permainan warna, editan foto, gaya, dan/atau suara jika memang dirasa perlu. Tapi, jika Anda baru ingin mulai membentuk brand Anda di sosial media, atau jika Anda ingin mengubah tampilan pada brand Anda saat ini, mungkin akan sedikit mengalami kesulitan untuk memulainya. Berikut ini cara untuk mempersiapkan yang Anda butuhkan untuk memasarkan produk Anda:

  • Temukan keunikan dari brand Anda. Bisa dimulai dengan menanyakan beberapa pertanyaan simple tentang produk Anda, seperti; Bagaimana Anda mendeskripsikan brand Anda? Apa yang membuatnya berbeda dari competitor lainnya? Perasaan macam apa yang ingin Anda gambarkan pada customer Anda tentang produk ini? Saya mengambil contoh dari instagram @gotoskincare yang berhasil membangun citra yang bersahabat, informal, dan memiliki selera humor dalam pemasarannya.

Manfaatkan waktu Anda untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan ini untuk membangun tampilan dan feeling yang sesuai dengan brand Anda sambil terus membaca langkah-langkah berikutnya.

  • Temukan warna yang tepat untuk brand Anda. Ketika Anda ingin memilih warna, pastikan warna tersebut dapat mewakili brand Anda dengan sangat baik. Pilihan shade utama Anda akan Anda gunakan pada semua postingan Anda. Tujuannya, untuk membuat branding yang kuat. Sedangkan shade warna lainnya, digunakan hanya sebagai pendukung.

Saya mengambil contoh dari akun Bon Appetit Healthyish (@healthy_ish) yang memakai shade warna es krim pastel untuk mem-branding Instagram Stories-nya yang mana merupakan pilihan warna yang sangat konsisten untuk setiap kontennya di setiap web. Warna ini cocok karena target market mereka adalah millenials yang peduli akan kesehatan.

Soal pilihan warna, Anda harus memilih warna dengan sangat spesifik dan jangan lupa untuk mencatatnya agar Anda bisa memakainya lagi nanti.

  • Memilih font yang tepat. Sangat penting untuk memilih satu jenis font untuk judul dan jenis font lainnya sebagai ‘isi’. Jika Anda memakai aplikasi lain untuk membuat Instagram Stories, Anda bisa menggunakan font yang sama dengan yang Anda pakai di website Anda. Dan, jika Anda hanya mengandalkan fitur yang tersedia pada Instagram Stories, pakailah 1-2 font yang tersedia di sana secara konsisten. Anda tetap bisa memaksimalkan fitur ini untuk memiliki kesan yang fresh dan konsisten karena hanya tersedia 5 font saat ini seperti yang dilakukan oleh akun @benefitcosmetics namun, mau bagaimanapun, saya harus mengakui bahwa fitur yang ada di dalamnya juga sangat terbatas.

Jika Anda benar-benar ingin membuat brand Anda terlihat mengesankan dan berbeda dari competitor Anda, Anda membutuhkan aplikasi pendukung lainnya seperti Canva yang ditujukan untuk pemula yang ingin membuat Instagram Stories-nya menarik dengan banyaknya pilihan font, juga design yang telah disediakan.

  • Gunakan filter pada foto Anda. Seperti halnya memilih warna inti di atas, Anda juga harus memilih filter yang tepat untuk merepresentasikan brand Anda dengan tepat. Anda bisa memilih filter yang tersedia pada Instagram Stories, aplikasi edit foto seperti VSCO, atau jika Anda ingin membuat foto Anda lebih menarik, Anda bisa memakai Adobe Lightroom.

Belakangan ini, banyak brand yang memilih agar postingannya tidak terlalu terlihat seperti editan dan tidak terlalu banyak menambahkan filter, jadi jangan berpikir bahwa semua postingan Anda harus terlihat perfect setiap saat. Hanya saja, Anda harus pastikan untuk tetap konsisten dengan apapun yang Anda gunakan di setiap postingannya.

Yang Kedua: Gunakan Template Agar Branding yang Anda Lakukan di Instagram Stories Konsisten

Ini merupakan cara yang ampuh untuk menghemat waktu dan mempermudah konsistensi branding produk Anda. Baik template yang Anda buat sendiri, ataupun menggunakan template seperti dari aplikasi Canva. Dengan menggunakan template, Anda akan tahu bahwa semua hal di dalam konten stories Anda akan selalu selaras.

Meskipun Anda mengganti warna, foto, dan font yang ada dalam template, Anda akan menyadari bahwa inti dari keseluruhan dari design ini adalah konsisten dan eye-catching. Dan, Anda tidak perlu takut akan terlupa akan elemen-elemen penting dalam membangun branding produk Anda karena Anda memiliki template yang bisa membantu Anda untuk tetap konsisten.

Canva memiliki ribuan template gratis untuk Instagram Stories yang bisa Anda ubah sesuka hati. Yang Anda perlu lakukan hanya memilih template, menambahkan warna dan font Anda, dan dalam sekejap, Anda sudah siap untuk mempostingnya di Instagram Stories.

Tips: Pilih 4 atau 5 design template untuk diputar secara berkala. Ini sangat membantu, terutama saat Anda memiliki jadwal posting mingguan. Tapi, pastikan agar warna brand dan font Anda konsisten di dalamnya.

Anda bisa mengakalinya dengan mengganti-ganti warna seperti yang dilakukan oleh Lego di atas. Meskipun Lego sering berganti warna, tetapi Instagram Stories-nya mudah dikenali karena mereka konsisten dalam penggunaan format, font dan tata letaknya.

Yang Ketiga: Munculkan Logo Brand Anda pada Instagram Stories

Jika Anda sering memperhatikan Instagram Stories, Anda pasti pernah merasakan yang disebut dengan banner blindness – keadaan dimana Anda tidak tahu siapa yang mem-posting storiesnya karena foto profile serta username dari yang mem-posting stories, terletak di pojok kiri atas dan ukurannya lebih kecil dari biasanya.

Untuk mengakalinya, Anda bisa melakukan dua hal di bawah agar followers Anda tahu bahwa Andalah yang membuat postingannya:

Pertama, Gunakan logo yang mudah diingat seperti misalnya, foto profile Anda. Foto profile Anda bisanya otomatis menjadi logo Anda juga, atau bisa diakali dengan variasi lainnya dalam bentuk bulat dengan ukuran yang kecil. Atau, jika bisnis Anda bersifat pribadi dan cukup menggambarkan diri Anda, maka foto profile Anda harus cukup mudah dikenali.

Kedua, Anda bisa memadukan logo Anda pada postingan Instagram Stories dan template-nya agar bisa terlihat ketika orang lain menonton Instagram Stories Anda. Seperti brand Target di bawah yang menambahkan logonya pada pojok kanan atas design Instagram Storiesnya untuk membuatnya mudah diingat.

Yang Terakhir: Jangan Lupa Untuk Meng-highlight Instagram Stories Anda

Karena terkadang, followers Anda ingin mencaritahu info spesifik tentang produk baru Anda, atau promosi yang sedang Anda adakan. Untuk informasi seperti ini, Highlight Instagram merupakan pilihan yang tepat untuk menjelaskannya. Tapi, jangan lupakan branding untuk highlight Anda!

Menggunakan pilihan cover yang tepat untuk highlight dapat membantu Anda memperkuat branding Anda di Instagram. Tentu saja, pilihan cover harus konsisten dengan brand yang Anda jalankan agar terlihat menyatu dengan konten feeds Anda.

Meluangkan sedikit waktu dan tenaga untuk membuat Instagram Stories yang menarik bisa membantu Anda meningkatkan brand awareness kepada followers Anda, juga dapat menarik orang lain untuk ikut mem-follow Anda. Membuat konten yang konsisten pada website Anda, Instagram feeds dan Instagram Stories merupakan salah satu cara untuk membuat postingan Anda tetap menarik. Jika postingan Instagram stories Anda sangat sesuai dengan keresahan atau bermanfaat bagi followers, biasanya mereka akan merepost postingan Anda sehingga bisa viral dan secara tidak langsung meningkatkan brand awareness.

Dengan cara-cara di atas, brand Anda akan dikenal banyak orang. Tapi sebelum Anda praktek apa yang sudah saya jelaskan tadi, saya akan share sedikit lagi tentang cara membangun branding menggunakan Instagram Stories. Tulisan selanjutnya merupakan bonus untuk Anda karena saya baru saja mendapatkan idenya.

  1. Behind The Scene

Dalam memasarkan produk pasti selalu ada sesi pemotretan atau pembuatan video promosi. Anda bisa upload stories tentang cerita dibalik layar pembuatan konten tersebut. Hal ini akan lebih mengakrabkan brand dengan market Anda.

  • Tutorial

Selain bentuk tulisan, background, dan hal teknis dalam sisi desain yang telah saya bahas, Anda juga perlu membuat tutorial yang bersifat informatif untuk followers Anda. Misalkan Anda berjualan jilbab, maka buatlah tutorial memakai jilbab yang sedang ngetrend saat ini. Karena dengan begitu, followers Anda akan merasakan manfaat luar biasa dari akun Anda.

Perlu diingat mereka akan dengan ikhlas dan setia follow akun yang bermanfaat untuk diri mereka.

  • Kolaborasi dengan Brand Lain atau Influencer

Jika produk Anda di bidang make up, maka Anda bisa berkolaborasi dengan brand hijab untuk membuat stories atau live bersama dalam satu waktu bersamaan. Selain dengan brand lain, Anda juga bisa membuat stories atau live bersama influencer. Karena dengan cara itu kita akan saling berbagi market dan memancing followers mereka untuk follow Anda sehingga terjadi hubungan yang saling menguntungkan antar brand atau antara brand Anda dengan influencer.

3 Tambahan tersebut menjadi penutup tulisan saya kali ini, semoga bermanfaat untuk Anda. Dan jangan lupa untuk dipraktekkan! Karena ilmu akan percuma jika hanya dibaca tanpa praktek didalamnya.

Keep fight!!

Salam, Rico Huang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.