Siapa yang tidak tahu dengan media sosial Instagram? Saya yakin Anda semua sudah mengetahui media sosial tersebut, selain untuk upload foto yang disukai, Instagram sekarang juga sudah digunakan untuk berjualan. Ya, selain Facebook dan Twitter. Instagram memiliki peranan penting untuk kemajuan usaha yang Anda jalankan.

Kebanyakan dari pelaku bisnis di Instagram, mungkin salah satunya adalah Anda. Hanya fokus terhadap upload produk, tanpa ingin tahu sebenarnya bagaimana cara untuk menaikkan penjualan dengan Instagram Marketing. Tidak salah juga jika Anda melakukan hal tersebut, karena memang pada dasarnya Instagram memang dibuat untuk upload foto. Terlepas dari bagaimana supaya produk Anda bisa tepat sasaran dengan pangsa pasar Anda.

Belakangan ini algoritma Instagram bisa dibilang hampir menyerupai Facebook, ini hal yang wajar menurut saya. Karena Facebook dan Instagram masih berada dalam 1 payung yang sama, yang membedakan hanya fungsi kerjanya saja. Instagram bisa fokus ke gambar produk, Facebok bisa fokus di gambar dan caption. Algoritma yang hampir sama adalah, semakin banyak orang yang like dan comment di postingan Anda. Baik di Facebook atau Instagram, maka postingan tersebut biasanya akan berada di awal home screen akun Anda. Setuju?

Jadi semakin banyak interaksi yang terdapat dalam suatu postingan, maka otomatis postingan itu akan berada diatas saat layar Anda berada di homescreen akun anda. Bahkan, saat Anda membuka explore di Instagram. Maka rekomendasi postingan yang muncul adalah postingan yang memiliki banyak interaksi, tidak percaya? Silahkan Anda cek sendiri untuk meyakinkan diri Anda.

Oke, saya kembali ke pembahasan awal. Berjualan dimana pun, baik Marketplace atau Media Sosial. Pasti akan melakukan sebuah tindakan untuk menaikkan penjualan, baik itu iklan atau mengatur akun Anda supaya postingan Anda tepat sasaran ke market Anda. Ada beberapa tips dan trik Instagram Marketing yang bisa Anda lakukan untuk menaikan penjualan Anda di instagram, mari kita bahas bersama-sama.

 

1. Terapkan Akun Bisnis

Pada tahun 2016 silam, Instagram sudah mengumumkan bahwa mereka akan merilis Instagram for Busines. Ini menjadi sebuah angin segar untuk Anda para pelaku usaha, karena pihak Instagram mendukung Anda untuk meningkatkan usaha Anda melalui Instagram. Dan akhirnya pada tahun 2017 terealisasikan lah Instagram for Business tersebut, sekarang tinggal bagaimana Anda untuk memanfaatkan fitur yang sudah diberikan oleh pihak Instagram.

Saat Anda merubah akun menjadi akun bisnis, maka banyak keuntungan yang bisa Anda dapatkan untuk mengelola usaha Anda di Instagram. Anda bisa mengarahkan konsumen Anda untuk menghubungi anda melalui sms, telepon atau email hanya dengan pengaturan tombol kontak di akun Anda. Bahkan Anda bisa memanjakan konsumen dengan menunjukkan arah untuk lokasi toko offline Anda, asik bukan? Tidak hanya itu, di akun bisnis Anda bisa melihat insight followers Anda. Jadi Anda bisa memanfaatkannya untuk melakukan pemasaran sesuai segmen pasar produk Anda.

Cara merubah akun Anda menjadi akun bisnis adalah

– Pastikan Anda sudah download aplikasi Instagram di handphone Anda

– Masuk ke akun Anda

– Pilih setting kemudian scroll kebawah sampai Anda menemukan tulisan Switch to Business Account

– Setelah Anda rubah, Anda bisa memasukkan informasi tentang usaha Anda. Baik dari waktu, lokasi dan nomor telepon bisnis Anda

 

2. Cek Insight

Seperti penjelasan diatas, insight berfungsi untuk mengetahui segmen pasar produk Anda. Baik dari usia, jenis kelamin, engagement, perilaku (behavior) bahkan demografis audience Anda. Di insight ini juga Anda bisa melihat, postingan mana yang memiliki jangkauan dan engagement atau ketertarikan paling tinggi. Jadi Anda bisa menentukan bagaimana Anda harus posting dan membuat caption sesuai pasar market followers Anda. Dan Anda juga bisa membuat iklan dengan insight yang sudah ada datanya di akun Instagram Anda, setidaknya Anda bisa meminimalisir untuk kesalahan target market saat Anda melakukan ads/iklan.

 

3. Promote

Fitur ini juga hadir jika Anda sudah merubah akun Anda menjadi akun bisnis, fitur ini memudahkan Anda untuk melakukan iklan. Karena biasanya pihak Instagram akan merekomendasikan kepada Anda mana postingan yang memiliki jangkauan lebih luas dibanding postingan Anda yang lain, Anda bisa menambahkan action button saat menjadikan postingan Anda sebagai media iklan untuk akun Anda. Selain itu, Anda bisa memilih sendiri sesuai keinginan Anda audience yang ingin Anda jadikan target atau Anda juga bisa mengikuti saran dari Instagram untuk target audience Anda.

Dengan fitur baru ini, Anda dapat memahami audience, memperbaiki konten sesuai audience, dan memperbaiki strategi marketing yang Anda lakukan.

 

4. Gunakan username dan bio yang menjelaskan usaha Anda

Untuk memilih sebuah username untuk akun bisnis Anda, usahakan gunakan username yang berkaitan dengan produk Anda. Misal Anda berjualan jam tangan, Anda bisa menggunakan username yang terdapat kata jam atau watch. Seperti contoh @NoJiwatch

Isi bio profil Anda sejelas mungkin, baik dari jadwal pengiriman atau lain-lain. Dan kolom URL isi dengan link Website atau link WhatsApp/Line. Supaya saat konsumen ingin melakukan transaksi, bisa langsung menghubungi Anda dengan sekali klik di URL yang Anda masukan.

 

5. Gunakan profil foto yang berkaitan

Ketika Anda memiliki usaha di akun Instagram, sebaiknya gunakan foto profil yang menggambarkan usaha Anda atau logo dari brand Anda. Jangan menggunakan foto profil pribadi di akun bisnis Anda, bagaimana Anda akan membuat konsumen percaya jika Anda tidak menunjukkan keseriusan Anda dalam berbisnis.

 

6. Follow audience yang memiliki ketertarikan

Anda sudah memiliki akun bisnis di Instagram, tetapi Anda belum memiliki followers. Sama halnya seperti Anda berjualan di toko tetapi tokonya tidak Anda buka. Untuk hal itu, maka follow audience yang menurut Anda memiliki ketertarikan dengan produk Anda, Anda bisa mencarinya di kompetitor Anda atau Anda bisa mencari di kolom search dengan hastag produk Anda. Follow mereka yang memiliki ketertarikan sampai mereka memfollow back Anda, jika mereka tidak memfollow back Anda. Anda bisa unfollow mereka dan cari kembali audience yang menurut Anda memiliki ketertarikan dengan produk Anda.

 

7. Konsistensi postingan

Jadilah user yang aktif dalam memposting produk Anda, jangan sampai hanya 1 minggu sekali Anda posting di akun Anda. Karena hal itu akan membuat audience “lupa” jika dia sudah follow Anda karena tertarik dengan Produk Anda, usahakan posting dengan konsisten. Misalnya 1 hari 2 postingan di jam tertentu, atau Anda bisa posting hal seperti motivasi dipagi hari. Supaya audience Anda seperti diperhatikan oleh Anda secara tidak langsung, dan akan membuat mereka tertarik dengan akun Anda.

 

8. Buat postingan sebagai identitas

Apa maksudnya dari postingan sebagai identitas? Buat postingan Anda atau guideline untuk style di setiap postingan Anda, jadikan postingan Anda berbeda dengan pelaku bisnis yang serupa dengan usaha Anda. Misalnya Anda menambahkan postingan Anda dengan emoji atau logo brand Anda, atau bisa juga Anda membuat postingan Anda seperti log book katalog. Karena semakin unik dan bagus postingan Anda, maka akan membuat audience ingat dengan produk Anda.

 

9. Branding hastag

Gunakan hastag secara bijak, buat hastag yang berkaitan dengan produk Anda. Atau Anda bisa memasukkan brand Anda di hastag, jadi ketika audience mencari dengan hastag. Otomatis akun Anda akan langsung muncul di pencarian mereka, jadi gunakan hastag yang relevan.

 

10. Instagram story

Manfaatkan instagram story untuk melakukan soft selling / hard selling, karena keuntungan yang didapat jika Anda posting di Instagram story adalah postingan Anda bertahan 24 jam. Jadi jika followers Anda tidak sempat untuk mencari akun Anda, paling tidak mereka bisa menemukan Anda di list Instagram story mereka. Dan mereka bisa melihat kapan saja selama Instagram story Anda masih ada

baca juga : Coba 6 Trik Marketing Instagram Ini dan Letupkan Penjualan Anda!!

Beberapa hal yang mungkin bisa Anda manfaatkan untuk menaikan penjualan usaha Anda di Instagram, karena setiap saat pasti akan ada perubahan yang dilakukan oleh pemilik media sosial. Jadi Anda harus terus mengikuti perkembangan dari media sosial yang Anda gunakan, manfaatkan semua fitur yang bisa menaikan penjualan Anda.

 

Keep learning & grow up together

Salam, Rico Huang

- WEBINAR GRATIS : ALONA PRESENTS -
marketing instagram

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.